CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 29 November 2010

Pengantar Bisnis Bab 2

Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan
Pengertian Perusahaan
Definisi yang dikemukakan oleh para ahli, yaitu:
Perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.”
Unsur-unsur yang terdapat pada definisi di atas, antara lain :
1. Organisasi
Organisasi sebagai suatu bentuk dan hubungan yang mempunyai sifat dinamis,dalam arti dapat menyesuaikan diri kepada perubahan. Hakikatnya organisasi merupakan suatu bentuk dengan sadar diciptakan manusia untuk mencapai tujuan yang sudah diperhitungkan.Tujuannya menciptakan suasana kerja yang baik atau usaha mengadakan pembandingan sumber-sumber dan hasil terbaik organisasi sebagai suatu bentuk dan hubungan yang mempunyai sifat dinamis,dalam arti dapat menyesuaikan diri kepada perubahan
2. Produksi
Organisasi melakukan aktivitas produksi,yaitu semua usaha yang ditunjukan untuk menciptakan atau menaikan faedah(untility). Usaha-usaha produksi digolongkan kedalam :
a. Produksi Langsung
Produksi langsung merupakan usaha-usaha untuk menghasilkan atau mendapatkan barang secara langsung,ini diliputi:
  • Produksi Primer
Produksi primer yaitu usaha-usaha untuk mendapatkan bahan-bahan atau material langsung dari alam, seperti:perikanan,pertanian,dll.
  • Produksi Sekunder
Produksi sekunder yaitu usaha-usaha menggunakan bahan-bahan atau material untuk meningkatkan faeda atau mengolah menjadi barang lain,misalnya pembuatan kapal,gedung dan sebagainya
b. kegiatan yang membantu produksi langsung
Terdapat kegiatan lain yang membantunya disebut produksi tersier,meliputi:perdagangan besar,perdagangan kecil,impor,ekspor dan kegiatan lainnya seperti distribusi ,perbankan ,perusahaan ,peransuransian ,penelitian pasar dan perikanan.
3. Sumber Ekonomi
4. Kebutuhan
5. Cara-cara yang menguntungkan
Tempat Kedudukan Dan Letak Perusahaan
Tempat dan letak perusahaan merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamin tercapai suatu tujuan.Tempat kedudukan perusahan adalah kantor pusat perusahaan tersebut,pada umumnya dipengaruhi pada faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain,seperti lembaga pemerintah,lembaga keuangan,dan pelanggan
Letak Perusahaan
Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan pabrik yang mempengaruhi faktor ekonomi terutama biaya ,faktor yang mempengaruhi biaya adalah:
a. Harga bahan mentah
b. Tingkat upah buruh
c. Tanah
d. Pajak
e. Tingkat bunga
f. Biaya alat produksi tahan lama
g. Biaya atas jasa ketiga
Letak perusahaan dapat dibedakan menjadi 4 yaitu:
a. Terikat keadaan alam
b. Terikat sejarah
c. Terikat oleh pemerintah
d. Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Perusahaan dan Lembaga Sosial
Permasalahan terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan adalah perusahaan akan melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat keuntungan maksimun.
Tujuan pendiri perusahaan
Tujuan pendirian perusahaan:
1. Ekonomis
Ekonomis berupaya agar perusahaan dapat mempertahanankan eksistensitasnya.Dalam hal ini perusahaan berupaya menciptakan laba,pelanggan,dan menjalankan upaya-upaya perkembangan dengan memusatkan perhatian pada kebutuhan masyarakatdengan produk yang berkualiatas,harga,kuantitas,pelayanannya.
2. Social
Perusahaan diharapkan untuk memperhatikan keinginan investor,karyawan,penyedia,faktor-faktor produksi,maupun masyarakat luas.
Dengan kedua tujuan tersebut saling mendukung dapat mencapai tujuan utama perusahaan ,yaitu memberikan kepuasan kepada keinginan konsumen.Meskipun disadari keuntungan bukan satu-satunya tujuan perusahaan,tetapi dengan tujuan-tujuan lain hanya akan tercapai jika perusahaan mampu tetap hidup berkembang dan memperoleh keuntungan.
Cara membedakan perusahaan dengan lembaga social terletak pada penekanan/prioritas perusahaan terhadap laba,kelangsungan hidup,dan tanggup jawab social. Lembaga social lebih mengutamakan prioritasnya pada tanggung jawab social. Sebaliknya,pada perusahaan yang berorientasi pada perolehan keuntungan,umumnya akan memfokuskan kegiatannya untuk meningkatkan nilai perusahaan hingga mencapai maksimun.
Perusahaan sebagai suatu system
System adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi secara langsung ,maupun tidak langsung. Perusahaan adalah suatu system karena merupakan kombinasi dari sebagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tujuan tertentu antara lain keuntungan . Dalam pelaksanaan pencapain tujuan ekonomis perusahaan,hamper selalu terjadi interaksi antara perusahaan dengan lingkungannya. Interaksi menuntut perusahaan untuk mampu beradaptasi dengan lingkungannya,terutama dengan lingkungan eskternal yang pada umumnya tidak dikuasai langsung oleh perusahaan. Interaksi yang terjadi pada akhirnya akan muncul tanggung jawab social pada perusahaan kepada pihak-pihak yang berhubungan. Tanggung jawab social perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan yaitu:kepada pemilik modal dan investor,kepada lembaga penelitian,kepada pekerja,kepada konsumen/pelanggan, kepada perantara, kepada masyrakat, kepada pemerintah, kepada penyedia dan kepada pesaing.
Sifat system perusahaan
1. Komplek
2. Kesatuan unit
3. Sifatnya beragam
4. Sifat saling tergantungan
5. Sifatnya dinamis
Ciri-ciri perusahaan
1. Hak pemilikan kekayaan pribadi.
2. Insentif untuk laba.
3. Peluang untuk bersaing.
4. Kebebasan memilih dan melakukan kontak.
5. Operatif
6. Koordinatif
7. Regular
8. Dinamis
9. Formal
10. Lokasi
11. Pelayanan bersyarat.
Karakteristik Perusahaan
1. Spesialisasi
2. Saling Tergantung
3. Produksi Massa
Pengaruh lingkungan terhadap perusahaan
Kondisi bisnis banyak berpengaruh pada kehidupan kita. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan mempunyai beberapa tanggung jawab pada kehidupan dan kesejahteraan manusia. Saat ini, masyarakat menuntut kepada perusahaan-perusahaan untuk mengemban tanggung jawab seperti itu lebih besar dari sebelumnya. Penentuan seberapa jauh perusahaan harus mengarah kepada tujuan-tujuan sosial yang mungkin dapat bertentangan dengan tujuan-tujuan ekonomi, jelas dapat menimbulkan dilema. Istilah tanggung jawab sosial menunjukan pertimbangan manejemen tentang pengaruh-pengaruh sosial disamping juga pengaruh ekonomi dari keputusan-keputusannya.
Pengertian lingkungan perusahaan
Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencakup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan itu adalah luas dan banyak ragamnya,termasuk aspek-aspek ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi dan sebagainya.
Perusahaan dalam masyarakat yang pluralistic
Masyarakat pluralistik adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Dalam masyarakat pluralistik terdapat banyak pusat kekuatan masing-masing mempunyai sifat mandiri.Berbagai kelompok tersebut dapat menyebarkan kekuatan dan mencegah terjadinya pemusatankekuatan pada satu segmen masyarakat saja.Hubungan-hubungan yang baik dapat terjadi dengan saling memberi melalui kompromi,bukannya dengan pemaksaan .Dalam hal ini,pluralisme mencerminkan uasaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi.

Macam-macam lingkungan dan pengaruh dalam perusahaan.
1. lingkungan fisik,energi,dan konservasi
Salah satu masalah yang sangat sulit diatas dan memerlukan biaya besar adalah berkaitan dengan lingkungan fisik. Beberapa kota di Indonesia.seperti Jakarta dan Surabaya sudah dirasakan semakin besarnya populasi udara dan air bahkan beberapa bagian kota lainnya yang begitu besar juga dirasakan sebagai pencemaran air tanah karena kondisi pemukimannya yang sangat banyak serta pembuangan limbah terlalu dekat dengan sumber air dan pengembangan energi nuklir sebagai sumber tenaga di Indonesia yang sedang dalam penelitian harus diperhatikan secara sesama.
2. lingkungan perekonomian dan perpajakan
Lingkungan ini banyak pengaruh dalam perusahaan karena perpajakan diwajibkan bagi semua penduduk Indonesia untuk membayarnya agar dinegara kita tetap maju dan rakyat yang semakin bertambah banyak dan rakyat miskin bisa mendapatkan bantuan maka dibuatlah pajak dan seluruhnya harus membayar dengan rutin.
3. lingkungan hukum
kebiasaan-kebiasaan,tradisi ,peraturan-peraturan ,konsitusi dan keputusan-keputasan suatu lembaga merupakan sumber darin sistem hukum yang berlaku.Kegiatan perusahaan berada didalam suatu kerangka hukum ,sehingga faktor hukum ini mempengaruhi keputusan-keputusan serta transaksi -transaksi dalam perusahaan.
manajer perusahaan harus mengambil kebijaksanaan yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku.disamping itu juga perlu pertimbangan besarnya keuntungan yang dapat dan resiko yang akan menghadapinya.
  1. lingkungan pemerintahan
ditunjukan untuk menciptakan kondisi perekonomian yang sehat.Hubungan ini menimbulkan berbagai macam kelompok kegiatan usaha dan akan berpengaruh terhadap perubahan sumber-sumber yang harus digunakan .ini didasarkan pada suatu anggapan bahwa seluruh biaya dari sumber tersebut akan dikeluarkan,termasuq biaya tenaga kerja atas penggunaan tenaganya,bunga atau kepada investor atas penggunaan kapitalnya dan sterusnya.
  1. lingkungan internasional
lingkungan internasional ini merupakan suatu konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian didunia .keadaan perekonomian nasional menjadi saling terpengaruh dan saling tergantung pada masalah-masalah internasional.beberapa negara maju seperti amerika,jepang memegang peranan penting dalam perekonomian dunia .kekuatan ekonomi negara tersebut didukung oleh kegiatan dari perusahaan raksasa yang ada ,yang membuat kegiatan sebagai perusahaan multinasional.mereka juga melayani konsumen dari seluru dunia.

Perusahaan dan Lingkungan Fisik
  1. Makin terpusatnya penduduk
  2. Perkembangan tekhnologi
  3. Meningkatnya kemakmuran ekonomi
Faktor-faktor Iklim Bisnis
  1. Investasi
  2. Tabungan
  3. Pemerintahan
Masalah-masalah dalam Bisnis
  1. inflasi
  2. pengangguran
  3. produktivitas
Read more :
  1. http://google.com
  2. http://mietaolivia.blogspot.com/2010/10/pengantar-bisnis-minggu-ke2perusahaan_31.html

Pengantar Bisnis Bab 1

RUANG LINGKUP BISNIS
Pengertian dan Fungsi Bisnis
  1. Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Bisnis sebagai suatu system yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society) [Huat, T Chwee,1990].
  3. Bisnis adalah semua aspek kegiatan untuk menyalurkan barang-barang melalui saluran yang produktif dari membeli bahan mentah sampai dengan menjual barang jadi.
  4. Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang(organisasi) yang menciptakan nilai(create value)melalui penciptaan barang dan jasa(create of good and service) untukmemenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
Fungsi bisnis dilihat dari kepentingan mikro ekonomi dan makro ekonomi.
1.Fungsi Mikro Bisnis
a. Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung Pekerja/ Karyawan
Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omset penjualan dan laba.
b. Dewan Komisaris memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan kegiatan akan berjalan mencapai tujuan Pemegang Saham.
c. Pemegang saham memiliki kepentingan dan tanggungjawab tertentu terhadap perusahaan.
2.Fungsi Makro Bisnis
Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung
a. Masyarakat sekitar perusahaan
Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.
b. Bangsa dan Negara tanggung jawab kepada bangsa dan Negara yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak.
Aspek-aspek Bisnis:
1. Kegiatan individu dan kelompok Penciptaan.
2. Nilai Penciptaan barang dan jasa.
3. Keuntungan melalui transaksi.
Elemen dan Sistem Bisnis
1. Modal (capital) : Sejumlah uang yang digunakan dalam menjalankan kegiatan bisnis
2. Bahan-bahan(materials) : merupakan factor produksi yang diperlukan dalam melaksanakan aktifitas bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
3. SumberDayaManusia(SDM)KualifikasiSDM : Memiliki kemampuan kompetitif dan berkualitas tinggi.
4. ketrampilan Manajemen(Management Skill) : Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen Capital Materials Human Resource Management Skill.
Jenis KegiatanBisnis:
1. Perdagangan
2. Pengangkutan
3. Penyimpanan
4. Pembelanjaan
5. Pemberian informasi
Karakteristik Sistem Bisnis
1. Kapitalisme
2. Sosialisme
3. Fasisme
4. Komunisme
Unsur-unsur penting dalam kegiatan Perekonomian , antara lain :
1. Manusia
2. Modal
3. Material
4. Metode
5. Manajerial
6. Mesin / peralatan
Sistem Pasar terbagi pada 4 bagian :
1. Monopoli
2. Monopsoni
3. Oligopoli
4. Pasar Persaingan Sempurna
Bentuk dasar kepemilikan bisnis:
1. Perusahaan perseorangan
2. persekutuan
3. perseroan
Tujuan bisnis, antara lain:
1. Melindungi usaha kecil dan menengah.
Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di negara kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna untuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah berusaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunyai daya saing.
2. Melindungi lingkungan hidup sekitarnya.
Melakukan bisnis atau usaha di negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut bertujuan untuk tidak merusak atau memberi dampak negative kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut.Tidak dibenarkan jika membuang limbah ke tempat yang dimanfaatkan oleh penduduk sekita, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisasikan dampak negative yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.
3. Melindungi konsumen.
Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan oleh karena mengkonsumsi jasa atau barang yang diproduksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayannya pun harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan bekerja sama kembali.
4. Pendapatan pemerintah.
Banyaknya bisnis yang beroperasi di Negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi negara kita juga. Bisnis yang beroperasi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan devisa. Semakin banyak untung/laba yang diperoleh suatu uasaha bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di Negara kita ini. Namun sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini ( korupsi ).
Hakikat Bisnis
Hakikat Bisnis adalah kebutuhan manusia yang berupa barang dan jasa yang harus dipenuhi kebutuhannya dengan usaha mendapatkan alat pembayarannya yaitu uang atau tukar-menukar barang ( barter ) yang saling menguntungkan di antara kedua belah pihak.
Alasan orang belajar bisnis:
1. Saling ketergantungan
Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya.
2. Usaha mempertahankan dan meningkatkan standar hidup.
Dengan bisnis seseorang dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
3. Kemajuan IPTEK.
Seseorang dapat berjualan melalui internet mengingat kemajuan teknologi yang semakin berkembang.
4. Hubungan internasional.
Seorang pengusaha yang telah mempunyai pasar, bisa dengan mudah mengekspor barangnya ke luar negeri.
5. Adanya era globalisasi.
Dengan berkembangnya era globalisasi, bisnis maju dengan pesat dan tumbuh dengan bermacam-macam bentuk bisnis.
Sistem perekonomian
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi, antara lain :
1. Perekonomian Terencana (planned economies)
Sistem ini memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, lanjutnya, kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara; Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh. Uni Soviet dan banyak negara Eropa Timur lainnya menggunakan sistem ekonomi ini hingga akhir abad ke-20. Namun saat ini, hanya KubaKorea UtaraVietnam, dan RRC yang menggunakan sistem ini. Negara-negara itu pun tidak sepenuhnya mengatur faktor produksi. China, misalnya, mulai melonggarkan peraturan dan memperbolehkan perusahaan swasta mengontrol faktor produksinya sendiri.
2. Perekonomian Pasar (market economic)
Sistem ini menganut bahwa pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan. Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.

3. Perekonomian pasar campuran (mixed market economies)

Perekonomian pasar campuran adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negaraBlok Timur yang telah melakukan privatisasi—pengubahan status perusahaaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.
Read More :

Rabu, 24 November 2010

Sebuah Renungan yang akan membuatmu kembali tersenyum

 

• Di saat kamu ingin melepaskan seseorang, ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
• Di saat kamu mulai tidak mencintainya, ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
• Di saat kamu mulai bosan dengannya, ingatlah selalu saat terindah bersamanya
• Di saat kamu ingin menduakannya, ingatlah bahwa dia selalu setia kepadamu
• Di saat kamu ingin membohonginya, ingatlah dia telah jujur kepadamu
• Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu
• Jangan sampai di saat dia sudah tidak lagi di sisimu, kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu

• Yang indah hanya sementara
• Yang abadi adalah kenangan
• Yang ikhlas hanya dari hati
• Yang tulus hanya dari sanubari

• Tidak mudah mencari yang telah hilang
• Tidak mudah mengejar impian
• Namun yang lebih susah adalah mempertahankan yang ada
• Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga
• Ingatlah kata pepatah: "Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"
• Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif

• Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya akan sirna tak berbekas
• Rumah mewah, harta benda, kedudukan, jabatan, namun ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak dapat dibawa, sehelai benang pun tak bisa dimiliki
• Apalagi yang mau diperebutkan

Apalagi yang mau disombongkan

• Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
• Jangan terlalu perhitungan
• Jangan hanya mau menang sendiri
• Jangan suka menyakiti sesama, apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
• Belajarlah tiada hari tanpa kasih
• Selalu berlapang dada dan mengalah
• Hidup senantiasa ceria dan leluasa
• Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan
• Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
• Tak ada dendam yang tak bisa terhapus
 

Lingkungan Perusahaan (Pengantar Bisnis)

PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

I.    Pengertian Perusahaan
Adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.

II. Tempat dan Kedudukan Perusahaan
Pemilihan tempat dan letak perusahaan, factor penting untuk menjamin tercapainya:
  • Tujuan perusahaan
  • Efisiensi perusahaan
  • Daerah pemasaran produk
  • Pindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintah
2.1. Tempat Kedudukan Perusahaan
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
2.2.  Letak Prusahaan
Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
2.3. Jenis-Jenis Letak Perusahaan
       Dibedakan menjadi 4, yaitu :
  • Terikat pada alam
            Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
            Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
  • Terikat sejarah
            Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu  daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
            Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
  • Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
  • Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

III.    Perusahaan dan Lembaga Sosial
Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat jadi bukan untuk mencapai keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan kerja, pertimbangan politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat.
3.1. Tujuan Pendirian Perusahaan
Di badakan menjadi 2, yaitu :
  • Tujuan ekonomis
Berkenaan dengan upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya.
Contoh : Menciptakan laba, pelanggan, keinginan konsumen, tenaga produk, kualitas, harga, kuantitas, pelanggan (inovatif).
  • Tujuan social
Perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia, factor-faktor produksi, maupun masyarakat luas.
Kedua tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama perusahaan, yaitu memberi kepuasan kepada keinginan konsumen ataupun pelanggan.


3.2. Perusahaan Sebagai Suatu Sistem
System adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsungdalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu system karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat,maupun tanggung jawab social.
Kepada pemilik modal => pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
Kepada lembaga peneliti => membantu pendanaan.
Kepada pekerja => membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
Kepada konsumen => menyediakan B&J yang bagus.
Kepada pemerintah => membayar pajak.

3.3. Sifat Sistem Perusahaan
Ada beberapa sifat :
  • Kompleks
  • Sebagai suatu kesatuan / unit.
  • Sifatnya beragam.
  • Saling tergantung.
  • Dinamis

3.4. Fungsi-fungsi Perusahaan
Ada 2 fungsi perusahaan apabila kedua fungsi tersebut dijalankan dengan lancer, terkoordinir, terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan perusahaan.
  • Fungsi operasi
Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, fungsi operasi utama perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasidan komunikasi, pelayanan umum dan uu, fungsi operasi penunjang.
  • Fungsi manajemen
Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.
Bila keduanya berjalan dengan baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer, terkoordinasi, terintegrasidalam rangka mencapai tujuan.
3.5. Ciri-ciri Perusahaan
Mencerminkan kekhasan yang membuat perusahaan bersangkutan mudah dikendali.
Cirri umumnya :
  • Operatif
Adanya aktivitas ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan produksi, penyedia / distribusi barang dan jasa.
  • Koordinatif
Diperlukan koordinasi semua pihak agar saling mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan.
  • Regular
Untuk mencapai kesinambungan perusahaan diperlukan keteraturan yang dapat mendukung aktivitas agar dapat selalu bergerak maju.
  • Dinamis
Lingkungan selalu berubah oleh karena itu mampu mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap perubahan.
  • Formal
Tunduk kepada peraturan yang berlaku setelah memenuhi persyaratan pendirian,
  • Lokasi
Perusahaan didirikan pada suatu tempat tertentu dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.
  • Pelayanan Bersyarat
Keberhasilan perusahaan tersebut terhadap visi dan misi dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.


Lingkungan Perusahaan
Keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.
Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1.   Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
A)    Lingkungan eksternal makro
Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :
  • Keadaan alam => SDA, lingkungan.
  • Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan.
  • Hukum
  • Perekonomian
  • Pendidikan dan kebudayaan
  • Social dan budaya
  • Kependudukan
  • Hubungan internasional.
B)     Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
  • Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
  • Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
  • Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
  • Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
2.   Lingkungan Internal
Adalah factor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
  • Tenaga kerja
  • Peralatan dan mesin
  • Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
  • Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
  • System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.

Faktor Lingkungan
  1. Lingkungan perekonomian yang erat berhubungan dengan pasar dimana diadakan penjualan dan pembelian barang dan jasa.
  2. Lingkungan seperti politik, pemerintah, hokum, dan militer yang mengatur kegiatan perusahaan.
  3. Keadaan social meliputi berbagai golongan penduduk dengan sikap kepercayaan, tingkah laku yang dicerminkan dalam lembaga social yang ada.
Dari ketiga golongan diatas masih dapat diperinci lagi menjadi sub factor:
  1. Tanah dan alam sekitar. Tanah dan sumber alam merupakan salah satu factor penting untuk kegiatan perusahaan.
  2. Ilmu pengetahuan dan seni. Ilmu penegtahuan menunjukkan metode, manajemen kepada pimpinan dalam mengelola perusahaan. Penerapan ilmu pengetahuan dalam dunia perusahaan akan dapat membantu menggali ilmu pengetahuan lebih lanjut.
  3. Pemerintah dan hukum. Aspek positif dari pemerintah akan dibutuhkan oleh perusahaan ialah perlindungan terhadap hak milik, pemeliharaan tata hukum, dan keamanan, serta penggunaan keuangan, tetapi pemerintah perlu mengadakan pembatasan dengan mengadakan pemungutan pajak dan tarif.
  4. Uang, kredit, kapital. Uang kredit merupakan darah bagi kehidupan perusahaan. Apabila uang, kredit, dan kapital ini lambat akan menghambat jalannya perusahaan. Sebaliknya, jika jumlah yang terlampau banyak akan mengganggu perusahaan. Uang sebagai alat pembayaran, termasuk kredit didalamanya. Mengenai kapital perusahaan tidak akan dapat menjalanka fungsinya tanpa kapital.dana kapital ini dalam bentuk terkumpulnya uang atau kredit yang diinfestasikan dalam perusahaan.
  5. Tersedianya tenaga kerja. Tenaga kerja dalam perusahaan pada umumnya bersatu dalam bentuk serikat kerja. Berhasilnya perusahaan tergantung pada tingkat ketrampilan, kesehatan, dan sikap dari tenaga kerja. Hal ini sangat tergantung pada system pendidika, standar hidup, dan inisiatif dari masyarakat.
  6. Sikap konsumen. Usaha perusahaan untuk mengurangi resiko dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan sikap konsumen dan publik.
  7. Kepercayaan dan agama. Mempengaruhi tingkah laku manusia serta etika masyarakat, hal ini mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan yang diambil oleh manajer. Standar etika ini harus diikuti oleh perusahaan.
  8. Hubungan internasional. Hunungan ini meliputi penyediaan sumber ekonomi, bahan perdagangan dan politik mungkin tidak terbatas pada bahan dasar, tetapi juga berupa tenaga kerja terdidik yang didatangkan dari luar negeri. 

sumber :  
http://srisetya.staff.gunadarma.ac.id
http://septinalove.blogspot.com/2010/06/lingkungan-perusahaan.html (Love Septina Blog)