CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 29 November 2010

Pengantar Bisnis Bab 1

RUANG LINGKUP BISNIS
Pengertian dan Fungsi Bisnis
  1. Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Bisnis sebagai suatu system yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society) [Huat, T Chwee,1990].
  3. Bisnis adalah semua aspek kegiatan untuk menyalurkan barang-barang melalui saluran yang produktif dari membeli bahan mentah sampai dengan menjual barang jadi.
  4. Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang(organisasi) yang menciptakan nilai(create value)melalui penciptaan barang dan jasa(create of good and service) untukmemenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
Fungsi bisnis dilihat dari kepentingan mikro ekonomi dan makro ekonomi.
1.Fungsi Mikro Bisnis
a. Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung Pekerja/ Karyawan
Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omset penjualan dan laba.
b. Dewan Komisaris memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan kegiatan akan berjalan mencapai tujuan Pemegang Saham.
c. Pemegang saham memiliki kepentingan dan tanggungjawab tertentu terhadap perusahaan.
2.Fungsi Makro Bisnis
Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung
a. Masyarakat sekitar perusahaan
Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.
b. Bangsa dan Negara tanggung jawab kepada bangsa dan Negara yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak.
Aspek-aspek Bisnis:
1. Kegiatan individu dan kelompok Penciptaan.
2. Nilai Penciptaan barang dan jasa.
3. Keuntungan melalui transaksi.
Elemen dan Sistem Bisnis
1. Modal (capital) : Sejumlah uang yang digunakan dalam menjalankan kegiatan bisnis
2. Bahan-bahan(materials) : merupakan factor produksi yang diperlukan dalam melaksanakan aktifitas bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
3. SumberDayaManusia(SDM)KualifikasiSDM : Memiliki kemampuan kompetitif dan berkualitas tinggi.
4. ketrampilan Manajemen(Management Skill) : Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen Capital Materials Human Resource Management Skill.
Jenis KegiatanBisnis:
1. Perdagangan
2. Pengangkutan
3. Penyimpanan
4. Pembelanjaan
5. Pemberian informasi
Karakteristik Sistem Bisnis
1. Kapitalisme
2. Sosialisme
3. Fasisme
4. Komunisme
Unsur-unsur penting dalam kegiatan Perekonomian , antara lain :
1. Manusia
2. Modal
3. Material
4. Metode
5. Manajerial
6. Mesin / peralatan
Sistem Pasar terbagi pada 4 bagian :
1. Monopoli
2. Monopsoni
3. Oligopoli
4. Pasar Persaingan Sempurna
Bentuk dasar kepemilikan bisnis:
1. Perusahaan perseorangan
2. persekutuan
3. perseroan
Tujuan bisnis, antara lain:
1. Melindungi usaha kecil dan menengah.
Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di negara kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna untuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah berusaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunyai daya saing.
2. Melindungi lingkungan hidup sekitarnya.
Melakukan bisnis atau usaha di negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut bertujuan untuk tidak merusak atau memberi dampak negative kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut.Tidak dibenarkan jika membuang limbah ke tempat yang dimanfaatkan oleh penduduk sekita, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisasikan dampak negative yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.
3. Melindungi konsumen.
Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan oleh karena mengkonsumsi jasa atau barang yang diproduksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayannya pun harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan bekerja sama kembali.
4. Pendapatan pemerintah.
Banyaknya bisnis yang beroperasi di Negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi negara kita juga. Bisnis yang beroperasi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan devisa. Semakin banyak untung/laba yang diperoleh suatu uasaha bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di Negara kita ini. Namun sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini ( korupsi ).
Hakikat Bisnis
Hakikat Bisnis adalah kebutuhan manusia yang berupa barang dan jasa yang harus dipenuhi kebutuhannya dengan usaha mendapatkan alat pembayarannya yaitu uang atau tukar-menukar barang ( barter ) yang saling menguntungkan di antara kedua belah pihak.
Alasan orang belajar bisnis:
1. Saling ketergantungan
Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya.
2. Usaha mempertahankan dan meningkatkan standar hidup.
Dengan bisnis seseorang dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
3. Kemajuan IPTEK.
Seseorang dapat berjualan melalui internet mengingat kemajuan teknologi yang semakin berkembang.
4. Hubungan internasional.
Seorang pengusaha yang telah mempunyai pasar, bisa dengan mudah mengekspor barangnya ke luar negeri.
5. Adanya era globalisasi.
Dengan berkembangnya era globalisasi, bisnis maju dengan pesat dan tumbuh dengan bermacam-macam bentuk bisnis.
Sistem perekonomian
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi, antara lain :
1. Perekonomian Terencana (planned economies)
Sistem ini memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, lanjutnya, kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara; Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh. Uni Soviet dan banyak negara Eropa Timur lainnya menggunakan sistem ekonomi ini hingga akhir abad ke-20. Namun saat ini, hanya KubaKorea UtaraVietnam, dan RRC yang menggunakan sistem ini. Negara-negara itu pun tidak sepenuhnya mengatur faktor produksi. China, misalnya, mulai melonggarkan peraturan dan memperbolehkan perusahaan swasta mengontrol faktor produksinya sendiri.
2. Perekonomian Pasar (market economic)
Sistem ini menganut bahwa pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan. Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.

3. Perekonomian pasar campuran (mixed market economies)

Perekonomian pasar campuran adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negaraBlok Timur yang telah melakukan privatisasi—pengubahan status perusahaaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.
Read More :

Rabu, 24 November 2010

Sebuah Renungan yang akan membuatmu kembali tersenyum

 

• Di saat kamu ingin melepaskan seseorang, ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
• Di saat kamu mulai tidak mencintainya, ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
• Di saat kamu mulai bosan dengannya, ingatlah selalu saat terindah bersamanya
• Di saat kamu ingin menduakannya, ingatlah bahwa dia selalu setia kepadamu
• Di saat kamu ingin membohonginya, ingatlah dia telah jujur kepadamu
• Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu
• Jangan sampai di saat dia sudah tidak lagi di sisimu, kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu

• Yang indah hanya sementara
• Yang abadi adalah kenangan
• Yang ikhlas hanya dari hati
• Yang tulus hanya dari sanubari

• Tidak mudah mencari yang telah hilang
• Tidak mudah mengejar impian
• Namun yang lebih susah adalah mempertahankan yang ada
• Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga
• Ingatlah kata pepatah: "Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"
• Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif

• Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya akan sirna tak berbekas
• Rumah mewah, harta benda, kedudukan, jabatan, namun ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak dapat dibawa, sehelai benang pun tak bisa dimiliki
• Apalagi yang mau diperebutkan

Apalagi yang mau disombongkan

• Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
• Jangan terlalu perhitungan
• Jangan hanya mau menang sendiri
• Jangan suka menyakiti sesama, apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
• Belajarlah tiada hari tanpa kasih
• Selalu berlapang dada dan mengalah
• Hidup senantiasa ceria dan leluasa
• Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan
• Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
• Tak ada dendam yang tak bisa terhapus
 

Lingkungan Perusahaan (Pengantar Bisnis)

PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

I.    Pengertian Perusahaan
Adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.

II. Tempat dan Kedudukan Perusahaan
Pemilihan tempat dan letak perusahaan, factor penting untuk menjamin tercapainya:
  • Tujuan perusahaan
  • Efisiensi perusahaan
  • Daerah pemasaran produk
  • Pindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintah
2.1. Tempat Kedudukan Perusahaan
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
2.2.  Letak Prusahaan
Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
2.3. Jenis-Jenis Letak Perusahaan
       Dibedakan menjadi 4, yaitu :
  • Terikat pada alam
            Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
            Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
  • Terikat sejarah
            Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu  daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
            Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
  • Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
  • Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

III.    Perusahaan dan Lembaga Sosial
Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat jadi bukan untuk mencapai keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan kerja, pertimbangan politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat.
3.1. Tujuan Pendirian Perusahaan
Di badakan menjadi 2, yaitu :
  • Tujuan ekonomis
Berkenaan dengan upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya.
Contoh : Menciptakan laba, pelanggan, keinginan konsumen, tenaga produk, kualitas, harga, kuantitas, pelanggan (inovatif).
  • Tujuan social
Perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia, factor-faktor produksi, maupun masyarakat luas.
Kedua tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama perusahaan, yaitu memberi kepuasan kepada keinginan konsumen ataupun pelanggan.


3.2. Perusahaan Sebagai Suatu Sistem
System adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsungdalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu system karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat,maupun tanggung jawab social.
Kepada pemilik modal => pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
Kepada lembaga peneliti => membantu pendanaan.
Kepada pekerja => membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
Kepada konsumen => menyediakan B&J yang bagus.
Kepada pemerintah => membayar pajak.

3.3. Sifat Sistem Perusahaan
Ada beberapa sifat :
  • Kompleks
  • Sebagai suatu kesatuan / unit.
  • Sifatnya beragam.
  • Saling tergantung.
  • Dinamis

3.4. Fungsi-fungsi Perusahaan
Ada 2 fungsi perusahaan apabila kedua fungsi tersebut dijalankan dengan lancer, terkoordinir, terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan perusahaan.
  • Fungsi operasi
Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, fungsi operasi utama perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasidan komunikasi, pelayanan umum dan uu, fungsi operasi penunjang.
  • Fungsi manajemen
Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.
Bila keduanya berjalan dengan baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer, terkoordinasi, terintegrasidalam rangka mencapai tujuan.
3.5. Ciri-ciri Perusahaan
Mencerminkan kekhasan yang membuat perusahaan bersangkutan mudah dikendali.
Cirri umumnya :
  • Operatif
Adanya aktivitas ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan produksi, penyedia / distribusi barang dan jasa.
  • Koordinatif
Diperlukan koordinasi semua pihak agar saling mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan.
  • Regular
Untuk mencapai kesinambungan perusahaan diperlukan keteraturan yang dapat mendukung aktivitas agar dapat selalu bergerak maju.
  • Dinamis
Lingkungan selalu berubah oleh karena itu mampu mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap perubahan.
  • Formal
Tunduk kepada peraturan yang berlaku setelah memenuhi persyaratan pendirian,
  • Lokasi
Perusahaan didirikan pada suatu tempat tertentu dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.
  • Pelayanan Bersyarat
Keberhasilan perusahaan tersebut terhadap visi dan misi dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.


Lingkungan Perusahaan
Keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.
Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1.   Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
A)    Lingkungan eksternal makro
Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :
  • Keadaan alam => SDA, lingkungan.
  • Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan.
  • Hukum
  • Perekonomian
  • Pendidikan dan kebudayaan
  • Social dan budaya
  • Kependudukan
  • Hubungan internasional.
B)     Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
  • Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
  • Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
  • Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
  • Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
2.   Lingkungan Internal
Adalah factor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
  • Tenaga kerja
  • Peralatan dan mesin
  • Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
  • Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
  • System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.

Faktor Lingkungan
  1. Lingkungan perekonomian yang erat berhubungan dengan pasar dimana diadakan penjualan dan pembelian barang dan jasa.
  2. Lingkungan seperti politik, pemerintah, hokum, dan militer yang mengatur kegiatan perusahaan.
  3. Keadaan social meliputi berbagai golongan penduduk dengan sikap kepercayaan, tingkah laku yang dicerminkan dalam lembaga social yang ada.
Dari ketiga golongan diatas masih dapat diperinci lagi menjadi sub factor:
  1. Tanah dan alam sekitar. Tanah dan sumber alam merupakan salah satu factor penting untuk kegiatan perusahaan.
  2. Ilmu pengetahuan dan seni. Ilmu penegtahuan menunjukkan metode, manajemen kepada pimpinan dalam mengelola perusahaan. Penerapan ilmu pengetahuan dalam dunia perusahaan akan dapat membantu menggali ilmu pengetahuan lebih lanjut.
  3. Pemerintah dan hukum. Aspek positif dari pemerintah akan dibutuhkan oleh perusahaan ialah perlindungan terhadap hak milik, pemeliharaan tata hukum, dan keamanan, serta penggunaan keuangan, tetapi pemerintah perlu mengadakan pembatasan dengan mengadakan pemungutan pajak dan tarif.
  4. Uang, kredit, kapital. Uang kredit merupakan darah bagi kehidupan perusahaan. Apabila uang, kredit, dan kapital ini lambat akan menghambat jalannya perusahaan. Sebaliknya, jika jumlah yang terlampau banyak akan mengganggu perusahaan. Uang sebagai alat pembayaran, termasuk kredit didalamanya. Mengenai kapital perusahaan tidak akan dapat menjalanka fungsinya tanpa kapital.dana kapital ini dalam bentuk terkumpulnya uang atau kredit yang diinfestasikan dalam perusahaan.
  5. Tersedianya tenaga kerja. Tenaga kerja dalam perusahaan pada umumnya bersatu dalam bentuk serikat kerja. Berhasilnya perusahaan tergantung pada tingkat ketrampilan, kesehatan, dan sikap dari tenaga kerja. Hal ini sangat tergantung pada system pendidika, standar hidup, dan inisiatif dari masyarakat.
  6. Sikap konsumen. Usaha perusahaan untuk mengurangi resiko dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan sikap konsumen dan publik.
  7. Kepercayaan dan agama. Mempengaruhi tingkah laku manusia serta etika masyarakat, hal ini mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan yang diambil oleh manajer. Standar etika ini harus diikuti oleh perusahaan.
  8. Hubungan internasional. Hunungan ini meliputi penyediaan sumber ekonomi, bahan perdagangan dan politik mungkin tidak terbatas pada bahan dasar, tetapi juga berupa tenaga kerja terdidik yang didatangkan dari luar negeri. 

sumber :  
http://srisetya.staff.gunadarma.ac.id
http://septinalove.blogspot.com/2010/06/lingkungan-perusahaan.html (Love Septina Blog)

Rabu, 17 November 2010

    Merk barang yang mudah diucap

1. OBH


INDIKASI : 
Untuk meredakan batuk & gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, serta bersin-bersin.


ATURAN PAKAI :
 
2-6 tahun   : 3 x sehari 1 sendok takar (5 ml)
6-12 tahun : 3 x sehari 2 sendok takar (10 ml)

PERHATIAN :
 
Dapat menyebabkan kantuk
CARA PENYIMPANAN :    

Simpan pada suhu kamar (25˚ - 30˚ C)
2. Aqua (air mineral)
Produk air mineral yang berada di bawah Lisensi danone ini memang memegang brand yang sangat cemerlang di Indonesia. hampir semua orang di Indonesia akan menyebutkan aqua ketika akan membeli air mineral. baik Ades,Machoa,Pristine, dan lain-lain, tetap dianggap sebagai Aqua oleh sebagian besar masyarakat Indonesia


3. Molto
(Pelembut dan Pewangi Pakaian)
produktif mengkis konsumtif, hemat pangkal kaya
saat ini produk kimia telah merambah segala kebutuhan manusia dimana saja mereka berada di kota maupun dipelosok ....... seperti pelembut dan pewangi pakaian yang sering digunakan untuk pakaian anak sampai orang dewasa!

4. Permen Sugus
sugus?? syapa yg ga tau permen yang satu ini... enak bgt ni permen.. smuanya ada 3 rasa.. ehh ada 4 rasa.. satunya tuh rasa nanas... maklumlah akku penggemar permen..jadi suka beli permen dimana ajja n kpan ajja... 


5. Permen Kopiko
permen ini manjur untuk menghilangkan rasa ngantuk .
cocok banget untuk orang-orang yang bekerja pada malam hari.

6. Handbody Citra










Perempuan zaman sekarang ini, bukan lagi sekedar perempuan biasa yang hanya tahu berdandan dan shopping. Perempuan sekarang adalah perempuan yang pintar secara akademis dan punya akal sehat. Pintar-pintarlah memilah produk yang muncul dalam iklan perawatan wajah ataupun tubuh. Jangan mau memakai produk yang iklannya merendahkan martabat dan keberadaan wanita seutuhnya.




        MERK BARANG YANG SULIT DIUCAP







Corn flakes, banyak orang yang terkadang susah menyebutnya rata rata mereka menyebutnya “konplek” agar lebih mudah.




Nike, menyebutkan merk ini semestinya yang di baca ada lah “naiki” tapi orang orang menyebutnya Nike biasa.





Neckermann, ini adalah merk sendal dan sepatu sendal. Orang orang sering menyebutnya “Nyekermen”.




Siemens, merk hape buatan luar negeri ini suka di sebut oleh orang indonesia dengan sebutan si-emen padahal seharusnya menyebut merk ini adalah Simens biasa.




Nescafe, ini adalah merk kopi, kalo orang sunda biasa menyebutnya neskape karena mereka suka susah menyebutkan uruf F.



Levis ,merk ini ada pada jam tangan dan celana jeans. Orang orang lebih sering menyebutnya lepis atau levis biasa , padahal semesti nya adalah “Livais”.





Guess, ini adalah merk dari luar negeri tersedia dalam macam jenis seperti, tas, dompet, parfum dll. Tapi terkadang oranglain suka sulit membedakan penyebutannya dengan Guest yg arti nya tamu.




Masih bingung dengan  penyebutan merk mobil ini,karena sulit untuk membaca nya, tapi orang orang sering menyebutnya dengan “pijeut”.


       KEMASAN




Penggunaan nama Garuda ini bermaksudkan agar para konsumen dapat lebih mudah menyebutkan nama bahkan lebih mudah mengingat nama KACANG GARUDA ini.Ada pula ditambah dengan gambar burung garuda yang tertera pada kemasan kacang ini yang sesuai dengan nama merk GARUDA yang tidak lebih adalah sebagai penambah daya tarik pada kemasan tersebut.

Banyak orang menyukai kacang kulit sebagai makanan ringan. Tentu salah satu kacang kulit yang digemari adalah kacang garuda. Kacang garuda memang sudah terkenal dan di jual ke seluruh dunia. Itu karena kacang garuda mempunyai kualitas kacang yang terbaik bila dibandingkan dengan kacang-kacang merek lainnya dan juga harga yang terjangkau. Kacang garuda memiliki banyak jenis, dan salah satu jenis yang terbaru adalah kacang kulit rasa. Kacang kulit rasa yang diproduksi oleh PT. Garuda Food yang sudah berdiri selama 17 tahun mempunyai dua rasa yaitu kacang kulit rasa bawang dan kacang kulit rasa keju. Dulu dalam produksi kacang atom (kacang telur), Kacang Garuda dan Kacang Dua Kelinci saling bersaing. Namun dengan persaingan itu PT. Garuda Food meproduksi kacang kulit rasa. Dan hal itu membuat Kacang Garuda masih menjadi kacang no 1 di Indonesia. Selain itu juga ada kelebihan dari kacang garuda, yaitu kualitas kacang yang lebih baik dan renyah, juga harga yang cukup terjangkau yang membuat para penikmat makanan ringan sering membeli kacang garuda.

“Kacang Garuda” Tonjolkan Kandungan Gizi Kacang Tanah
Kacang tanah bagi masyarakat awam pada umumnya hanya dipersepsi sebagai jenis makanan ringan yang cocok dinikmati dalam pelbagai kesempatan. Akan tetapi, tidak banyak yang mengetahui betapa tingginya kandungan gizi pada jenis bahan makanan ini.

Riset para ahli gizi makanan membuktikan, kacang-kacangan merupakan hasil tanaman yang sangat penting bagi manusia. Maklum saja, jenis makanan ini memang mengandung banyak sumber protein yang dibutuhkan tubuh. 

Wajar pula jika kacang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi anak-anak. Karena dibanding makanan ringan lain yang tidak jelas kandungan gizinya, kacang jauh lebih bergizi. 

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari makanan ini. Misalnya, Omega 9 yang bisa mengontrol kolesterol dalam darah. Bahkan, menurut survey Studi Kesehatan Dokter Amerika, orang yang teratur mengonsumsi kacang minimal dua kali selama seminggu 47% terhindar dari risiko terkena serangan pembuluh darah, dan 30% terhindar dari serangan penyakit jantung 

Selain itu kacang juga diperkaya vitamin E, yang bisa menjadi antioksidan dan bisa membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kelebihan lain yang terkandung dalam kacang adalah kandungan serat (fibre) yang berfungsi membantu melancarkan buang air besar. 

Sederet kelebihan itu oleh Garudafood, diperkaya lagi dengan pelbagai inovasi. Produsen Kacang Garuda ini mengubah kacang dari makanan yang biasa-biasa saja menjadi beragam produk inovatif yang digemari masyarakat luas. 

Di dalam kacang tanah terdapat karbohidrat sebanyak 18% dengan kadar pati 0,5 – 5,0% dan kadar sukrosa 4 – 7%. Vitamin-vitamin yang terdapat adalah riboflavin, thiamin, asam nikotinat, vitamin E dan K. Sebagian besar kandungan mineral terdiri dari kalsium, magnesium, fosfor dan sulfur. Zat-zat yang terkandung di dalam kacang tersebut semuanya bermanfaat bagi tubuh. 

Selain itu jenis sterol pada kacang berbentuk fitosterol atau sitosterol, karena kacang tanah adalah bahan pangan yang berasal dari nabati. Sehingga dapat dikatakan bahwa kacang tanah tidak mengandung kolesterol. 

Garudafood sebagai market leader di industri kacang nasional menyadari betul tingginya kandungan gizi pada kacang. Kesadaran ini memicu terus dilakukannya pelbagai upaya, misalnya secara intensif meneliti kandungan gizi yang terdapat pada kacang tanah.